Metode ujicoba blackbox memfokuskan pada keperluan fungsional dari software. Karna itu ujicoba
blackbox memungkinkan pengembang software untuk membuat himpunan kondisi input yang akan melatih
seluruh syarat-syarat fungsional suatu program. Ujicoba blackbox bukan merupakan alternatif dari ujicoba
whitebox, tetapi merupakan pendekatan yang melengkapi untuk menemukan kesalahan lainnya, selain
menggunakan metode whitebox.
Ujicoba blackbox berusaha untuk menemukan kesalahan dalam beberapa kategori, diantaranya :
1. Fungsi-fungsi yang salah atau hilang
2. Kesalahan interface
3. Kesalahan dalam struktur data atau akses database eksternal
4. Kesalahan performa
5. kesalahan inisialisasi dan terminasi
Tidak seperti metode whitebox yang dilaksanakan diawal proses, ujicoba blackbox diaplikasikan
dibeberapa tahapan berikutnya. Karena ujicoba blackbox dengan sengaja mengabaikan struktur kontrol,
sehingga perhatiannya difokuskan pada informasi domain. Ujicoba didesain untuk dapat menjawab pertanyaanpertanyaan
berikut :
1. Bagaimana validitas fungsionalnya diuji?
2. Jenis input seperti apa yang akan menghasilkan kasus uji yang baik ?
3. Apakah sistem secara khusus sensitif terhadap nilai input tertentu ?
4. Bagaimana batasan-batasan kelas data diisolasi?
5. Berapa rasio data dan jumlah data yang dapat ditoleransi oleh sistem?
6. Apa akibat yang akan timbul dari kombinasi spesifik data pada operasi sistem?
Google Search
Custom Search
Showing posts with label Pemrograman Web. Show all posts
Showing posts with label Pemrograman Web. Show all posts
Monday, March 21, 2011
Saturday, March 27, 2010
Method-method yang terdapat pada class fpdf.php
Image($file,koordinat x,koordinat y,width,height,tipe, link)
Contoh: $this->Image('logo_pb.png',10,8,33);
SetFont(family,style,size)
Contoh: $this->SetFont('Arial','B',15);
Cell(width,height, text, border,line,align);
Contoh: $this->Cell(30,10,'Title',1,0,'C');
Ln(n pixel)
Contoh: Ln(20)
SetY(posisi koordinat y)
Contoh: $this->SetY(-15);
Catatan: 10 pixel = 1 cm
Menghitung banyak halaman
AliasNbPages()
Menambah halaman
AddPage();
Menampilkan PDF
Output();
Constructor class Graph
Graph($aWidth=300,$aHeight=200,$aCachedName="",$aTimeOut=0,$aInline=true)
Contoh pewarisan:
$graph = new Graph(350,250,"auto");
Catatan: auto -> Automatically generate the image file name based on the name of the script that generates the graph
SetScale($aAxisType,$aYMin=1,$aYMax=1,$aXMin=1,$aXMax=1)
Contoh: $this->Image('logo_pb.png',10,8,33);
SetFont(family,style,size)
Contoh: $this->SetFont('Arial','B',15);
Cell(width,height, text, border,line,align);
Contoh: $this->Cell(30,10,'Title',1,0,'C');
Ln(n pixel)
Contoh: Ln(20)
SetY(posisi koordinat y)
Contoh: $this->SetY(-15);
Catatan: 10 pixel = 1 cm
Menghitung banyak halaman
AliasNbPages()
Menambah halaman
AddPage();
Menampilkan PDF
Output();
Constructor class Graph
Graph($aWidth=300,$aHeight=200,$aCachedName="",$aTimeOut=0,$aInline=true)
Contoh pewarisan:
$graph = new Graph(350,250,"auto");
Catatan: auto -> Automatically generate the image file name based on the name of the script that generates the graph
SetScale($aAxisType,$aYMin=1,$aYMax=1,$aXMin=1,$aXMax=1)
Tuesday, December 8, 2009
PHP (lanjutan)
PHP 5 dirilis pada bulan juli 2004 dengan inti Zend Engine 2.0 dengan versi PHP terbaru yang mendukung penuh
1. Object-Oriented Programming (OOP)
2. integrasi XML
3. semua ekstensi terbaru MySQL, misal MySQLi
4. pengembangan web services dengan SOAP dan REST,
5. serta ratusan peningkatan lainnya dibandingkan versi sebelumnya, PHP 4.
MySQL vs MySQLi
Sejak dahulu, MySQL merupakan pasangan serasi PHP dalam pembuatan web yang dinamis.
Dalam hal penggunaan database, PHP 5 memiliki ekstensi terbaru, MySQLi (Improved MySQL)
MySQLi didesain untuk bekerja dengan versi MySQL 4.1 keatas.
MySQLi mendukung PHP 5 dalam menyediakan hubungan antarmuka berbasis object-oriented ke MySQL.
SQLite
- Sejak PHP 5, ekstensi SQLite sudah langsung tersedia dalam PHP.
- SQLite adalah embeddable mesin database SQL yang tidak mengharuskan client terkoneksi ke sebuah database server (misalnya MySQL).
- SQLite akan menjalankan perintah-perintah SQL, kemudian membaca serta menulis hasil eksekusi perintah-perintah SQL tersebut langsung ke sebuah file database dalam harddisk.
- Dalam bentuk file teks.
- Dengan kata lain, dengan adanya SQLite, kita tidak perlu menginstal atau menjalankan aplikasi database lain yang terpisah dari PHP.
XAMPP yang mendukung PHP 5
Mulai versi XAMPP versi 1.4.12 ke atas
Object-Oriented Programming di PHP 5
- Class - Objek
- Properti - Metoda
- Inheritance - Interface
- Iterator
Review tentang OOP
Yang dimaksud dengan object-oriented programming adalah sebuah mekanisme pemrograman dimana data dan fungsi digabungkan ke dalam sebuah unit yang disebut Objek, penggabungan seperti ini disebut sebagai enkapsulasi.
Objek biasanya merupakan representasi dari “dunia nyata”. Objek merupakan hasil cetakan dari Class.
Jika kita ibaratkan Class adalah sebuah cetakan kue, maka Objek adalah kue hasil cetakannya.
Setiap Class memiliki properti dan metoda.
Setiap Objek hasil instantiasi dari sebuah Class juga akan memiliki properti dan metoda dari Class tersebut.
Namun, nilai properti dari masing-masing objek dapat saja berbeda-beda, walaupun mereka berasal dari Class yang sama.
Properti adalah sesuatu yang dimiliki oleh objek, sedangkan metoda adalah fungsi atau sesuatu yang dapat dilakukan oleh objek.
Class Diagram
Sebuah Class beserta properti dan metodanya dapat digambarkan dalam bentuk diagram seperti berikut :

Kata Kunci Public dan Private
Pada kode program sebelumnya terlihat bahwa properti $nama, $tinggibadan dan $hobby serta metode membaca dideklarasikan dengan kata kunci Public.
Penggunaan kata kunci Public berarti bahwa properti atau metode tersebut dapat diakses oleh semua kode program, baik kode program dalam Class maupun kode program di luar Class yang bersangkutan.
Constructor dan Destructor
Konstruktor adalah metode yang dijalankan secara otomatis ketika sebuah objek diinstantiasi dari sebuah Class.
Sedangkan Destructor adalah metode yang secara otomatis dijalankan ketika sebuah objek tidak lagi dgunakan dalam program.
Dalam PHP 5, sebuah konstruktor ditandai nama
__construct
dan sebuah destruktor ditandai dengan nama
__destruct
1. Object-Oriented Programming (OOP)
2. integrasi XML
3. semua ekstensi terbaru MySQL, misal MySQLi
4. pengembangan web services dengan SOAP dan REST,
5. serta ratusan peningkatan lainnya dibandingkan versi sebelumnya, PHP 4.
MySQL vs MySQLi
Sejak dahulu, MySQL merupakan pasangan serasi PHP dalam pembuatan web yang dinamis.
Dalam hal penggunaan database, PHP 5 memiliki ekstensi terbaru, MySQLi (Improved MySQL)
MySQLi didesain untuk bekerja dengan versi MySQL 4.1 keatas.
MySQLi mendukung PHP 5 dalam menyediakan hubungan antarmuka berbasis object-oriented ke MySQL.
SQLite
- Sejak PHP 5, ekstensi SQLite sudah langsung tersedia dalam PHP.
- SQLite adalah embeddable mesin database SQL yang tidak mengharuskan client terkoneksi ke sebuah database server (misalnya MySQL).
- SQLite akan menjalankan perintah-perintah SQL, kemudian membaca serta menulis hasil eksekusi perintah-perintah SQL tersebut langsung ke sebuah file database dalam harddisk.
- Dalam bentuk file teks.
- Dengan kata lain, dengan adanya SQLite, kita tidak perlu menginstal atau menjalankan aplikasi database lain yang terpisah dari PHP.
XAMPP yang mendukung PHP 5
Mulai versi XAMPP versi 1.4.12 ke atas
Object-Oriented Programming di PHP 5
- Class - Objek
- Properti - Metoda
- Inheritance - Interface
- Iterator
Review tentang OOP
Yang dimaksud dengan object-oriented programming adalah sebuah mekanisme pemrograman dimana data dan fungsi digabungkan ke dalam sebuah unit yang disebut Objek, penggabungan seperti ini disebut sebagai enkapsulasi.
Objek biasanya merupakan representasi dari “dunia nyata”. Objek merupakan hasil cetakan dari Class.
Jika kita ibaratkan Class adalah sebuah cetakan kue, maka Objek adalah kue hasil cetakannya.
Setiap Class memiliki properti dan metoda.
Setiap Objek hasil instantiasi dari sebuah Class juga akan memiliki properti dan metoda dari Class tersebut.
Namun, nilai properti dari masing-masing objek dapat saja berbeda-beda, walaupun mereka berasal dari Class yang sama.
Properti adalah sesuatu yang dimiliki oleh objek, sedangkan metoda adalah fungsi atau sesuatu yang dapat dilakukan oleh objek.
Class Diagram
Sebuah Class beserta properti dan metodanya dapat digambarkan dalam bentuk diagram seperti berikut :

Kata Kunci Public dan Private
Pada kode program sebelumnya terlihat bahwa properti $nama, $tinggibadan dan $hobby serta metode membaca dideklarasikan dengan kata kunci Public.
Penggunaan kata kunci Public berarti bahwa properti atau metode tersebut dapat diakses oleh semua kode program, baik kode program dalam Class maupun kode program di luar Class yang bersangkutan.
Constructor dan Destructor
Konstruktor adalah metode yang dijalankan secara otomatis ketika sebuah objek diinstantiasi dari sebuah Class.
Sedangkan Destructor adalah metode yang secara otomatis dijalankan ketika sebuah objek tidak lagi dgunakan dalam program.
Dalam PHP 5, sebuah konstruktor ditandai nama
__construct
dan sebuah destruktor ditandai dengan nama
__destruct
Tuesday, November 17, 2009
Cookie vs Session
Kita awali materi Cookie dan Session ini dengan pertanyaan berikut:
1.Bagaimana membuat web yang punya proses login?
2.Bagimana membuat web yang hak user nya berbeda?
Coba kita misalkan,dalam web tersebut ada fasilitas X,Y dan Z
Fasilitas X dan Y bisa diakses siapapun?
Tetapi,Z hanya boleh diakses oleh orang tertentu (misalnya admin)
Bagaimana membuatnya?
Coba kita perhatikan mail.yahoo.com.Anda hanya bisa melihat email Anda, setelah login.Orang lain tdk bisa melihat. Selain itu kita coba perhatikan www.friendster.com. Hanya Anda yang bisa mengubah profile Anda, setelah login
Bagaimana membuat yang seperti itu?
Jawabnya, menggunakan Cookies dan Session.
Cookie
Cookie adalah file berukuran kecil yang disimpan oleh Web server pada komputer kita.Biasanya mengandung data tentang kita.Web site dapat membaca data hanya dari file cookie nya
Coba kita ilustrasikan apa itu Cookie?
-Setelah Anda login, informasi password dan username akan disimpan dalam bentuk cookie.
-Sehingga setiap Anda pindah halaman, Web site tersebut selalu membaca cookie untuk memeriksa apakah Anda punya hak akses untuk halaman itu.
-Jika cookie nya Ada, maka halaman tersebut akan terbuka
-Jika Anda logout, maka Cookie akan dihapus
-Tapi, karena berbagai hal, kadangkala Cookie tidak berhasil di hapus. Sehingga, masih tersimpan di komputer Anda.
dan Bagaimana cookie menemukan user preference?

(klik pada gambar untuk melihat lebih jelas penjelasan)
Kekurangan dari Cookie
-Data disimpan di komputer kita
-Relatif tidak aman
Coba kita misalkan, di warnet;
setelah Anda logout dari suatu web, dan ternyata Cookie masih tersimpan
orang lain bisa masuk lagi dengan cara memanfaatkan data cookie yang ada di komputer itu.
Session
-Relatif aman
-Karena informasi pengguna tersebut (misal : password, username, dll) disimpan di Web Server
Fungsi-fungsi untuk menggunakan Session
-session_cache_expire()
-session_name()
-session_register()
-session_start();
-Unset();
fungsi yang sering digunakan dalam session:
-session_start();
-Unset();
-Dan variabel khusus berupa array yang bernama $_SESSION
session_start();
-session_start() creates a session (or resumes the current one based on the session id being passed).
-Biasanya dituliskan di baris paling atas koding yang mengandung session.

(klik pada gambar untuk melihat lebih jelas penjelasan)
Variable $_SESSION
-Untuk menuliskan / mendaftarkan suatu session
(klik pada gambar untuk melihat lebih jelas penjelasan)
-Pada contoh di atas, sebuah session bernama login didaftarkan dengan isi adminnya
-Cat : nama session bebas, isinya juga bebas
Unset();
-Menghapus isi suatu session, dangan kata lain, session menjadi dianggap “tidak ada”.
(klik pada gambar untuk melihat lebih jelas penjelasan)
-Pada contoh di atas, isi sebuah session bernama login di hapus.
Ilustrasi session
-Setelah Anda login, informasi password dan username diperiksa. Jika benar, maka sebuah session di daftarkan untuk Anda.
-Sehingga setiap Anda pindah halaman, Web site tersebut selalu membaca session untuk memeriksa apakah Anda punya hak akses untuk halaman itu.
-Jika sessionnya ada dan isinya benar, maka halaman tersebut akan terbuka
-Jika Anda logout, maka isi session dihapus
Contoh : file x.php
(klik pada gambar untuk melihat lebih jelas penjelasan)
Penjelasan x.php
-Ada sebuah form yang berisi sebuah textbox bernama passnya
-Jika tombol submitnya ditekan, maka isi textbox tersebut di kirim ke y.php.
-Ada bagian yang akan selalu di cetak
-Ada bagian yang hanya di cetak jika sebuah session bernama sesku sudah terisi string bolehmelihat
-Anggaplah file x.php ini adalah halaman Login
File y.php
(klik pada gambar untuk melihat lebih jelas penjelasan)
Penjelasan y.php
-Ada variabel bernama passku
-Dibandingkan dengan isi textbox passnya yang tadi dikirim
-Jika sama, session bernama sesku diisi dengan string bolehmelihat
-Jika tidak, maka tidak dilakukan apa-apa
-Kembali ke x.php (menggunakan perintah header)
-Anggaplah file y.php ini adalah halaman untuk memeriksa hasil Login
File z.php
(klik pada gambar untuk melihat lebih jelas penjelasan)
Penjelasan z.php
-Isi session bernama sesku dihapus
-Kembali ke x.php (menggunakan perintah header)
-Anggaplah file z.php ini adalah berisi perintah untuk Logout
Created By Endang Purnama Giri
Posted By RidonNa70
1.Bagaimana membuat web yang punya proses login?
2.Bagimana membuat web yang hak user nya berbeda?
Coba kita misalkan,dalam web tersebut ada fasilitas X,Y dan Z
Fasilitas X dan Y bisa diakses siapapun?
Tetapi,Z hanya boleh diakses oleh orang tertentu (misalnya admin)
Bagaimana membuatnya?
Coba kita perhatikan mail.yahoo.com.Anda hanya bisa melihat email Anda, setelah login.Orang lain tdk bisa melihat. Selain itu kita coba perhatikan www.friendster.com. Hanya Anda yang bisa mengubah profile Anda, setelah login
Bagaimana membuat yang seperti itu?
Jawabnya, menggunakan Cookies dan Session.
Cookie
Cookie adalah file berukuran kecil yang disimpan oleh Web server pada komputer kita.Biasanya mengandung data tentang kita.Web site dapat membaca data hanya dari file cookie nya
Coba kita ilustrasikan apa itu Cookie?
-Setelah Anda login, informasi password dan username akan disimpan dalam bentuk cookie.
-Sehingga setiap Anda pindah halaman, Web site tersebut selalu membaca cookie untuk memeriksa apakah Anda punya hak akses untuk halaman itu.
-Jika cookie nya Ada, maka halaman tersebut akan terbuka
-Jika Anda logout, maka Cookie akan dihapus
-Tapi, karena berbagai hal, kadangkala Cookie tidak berhasil di hapus. Sehingga, masih tersimpan di komputer Anda.
dan Bagaimana cookie menemukan user preference?

(klik pada gambar untuk melihat lebih jelas penjelasan)
Kekurangan dari Cookie
-Data disimpan di komputer kita
-Relatif tidak aman
Coba kita misalkan, di warnet;
setelah Anda logout dari suatu web, dan ternyata Cookie masih tersimpan
orang lain bisa masuk lagi dengan cara memanfaatkan data cookie yang ada di komputer itu.
Session
-Relatif aman
-Karena informasi pengguna tersebut (misal : password, username, dll) disimpan di Web Server
Fungsi-fungsi untuk menggunakan Session
-session_cache_expire()
-session_name()
-session_register()
-session_start();
-Unset();
fungsi yang sering digunakan dalam session:
-session_start();
-Unset();
-Dan variabel khusus berupa array yang bernama $_SESSION
session_start();
-session_start() creates a session (or resumes the current one based on the session id being passed).
-Biasanya dituliskan di baris paling atas koding yang mengandung session.

(klik pada gambar untuk melihat lebih jelas penjelasan)
Variable $_SESSION
-Untuk menuliskan / mendaftarkan suatu session
(klik pada gambar untuk melihat lebih jelas penjelasan)-Pada contoh di atas, sebuah session bernama login didaftarkan dengan isi adminnya
-Cat : nama session bebas, isinya juga bebas
Unset();
-Menghapus isi suatu session, dangan kata lain, session menjadi dianggap “tidak ada”.
(klik pada gambar untuk melihat lebih jelas penjelasan)-Pada contoh di atas, isi sebuah session bernama login di hapus.
Ilustrasi session
-Setelah Anda login, informasi password dan username diperiksa. Jika benar, maka sebuah session di daftarkan untuk Anda.
-Sehingga setiap Anda pindah halaman, Web site tersebut selalu membaca session untuk memeriksa apakah Anda punya hak akses untuk halaman itu.
-Jika sessionnya ada dan isinya benar, maka halaman tersebut akan terbuka
-Jika Anda logout, maka isi session dihapus
Contoh : file x.php
(klik pada gambar untuk melihat lebih jelas penjelasan)Penjelasan x.php
-Ada sebuah form yang berisi sebuah textbox bernama passnya
-Jika tombol submitnya ditekan, maka isi textbox tersebut di kirim ke y.php.
-Ada bagian yang akan selalu di cetak
-Ada bagian yang hanya di cetak jika sebuah session bernama sesku sudah terisi string bolehmelihat
-Anggaplah file x.php ini adalah halaman Login
File y.php
(klik pada gambar untuk melihat lebih jelas penjelasan)Penjelasan y.php
-Ada variabel bernama passku
-Dibandingkan dengan isi textbox passnya yang tadi dikirim
-Jika sama, session bernama sesku diisi dengan string bolehmelihat
-Jika tidak, maka tidak dilakukan apa-apa
-Kembali ke x.php (menggunakan perintah header)
-Anggaplah file y.php ini adalah halaman untuk memeriksa hasil Login
File z.php
(klik pada gambar untuk melihat lebih jelas penjelasan)Penjelasan z.php
-Isi session bernama sesku dihapus
-Kembali ke x.php (menggunakan perintah header)
-Anggaplah file z.php ini adalah berisi perintah untuk Logout
Created By Endang Purnama Giri
Posted By RidonNa70
Friday, November 13, 2009
Link dan Navigasi
Link dan Navigasi : bagian terpenting dalam organisasi situs web karena berpengaruh pada kenyamanan pengunjung situs web.
Navigasi: gabungan dari struktur representasi informasi situs web dan mekanisme link yang mendukung penjelajahan situs.
Jadi link dan struktur situs berhubungan dengan navigasi.
Jika web designer berhasil membuat navigasi situs web dengan baik, maka situs web dapat menjawab pertanyaan pengunjung situs web:
1.Situs apakah yang saya kunjungi?
2.Dimana saya sekarang pada situs ini?
3.Apa yang bisa saya lakukan di sini?
4.Kemana saya bisa pergi dari sini?
5.Dimanakah letak informasi yang ingin saya cari?
6.Berapa lama saya bisa sampai di sana?
7.Apakah saya pernah ke sini?
8.Bagaimana saya bisa ke tempat yang pernah saya kunjungi?
Tata Letak Navigasi Dalam Halaman Web
Tata letak navigasi berpengaruh terhadap unsur keindahan dan fungsionalitas dari situs web.
Ada dua jenis navigasi:
1.Navigasi Primer
Navigasi primer adalah Navigasi utama yang menghubungkan halaman–halaman penting/populer.
2.Navigasi sekunder: menghubungkan ke halaman-halaman yang lebih mendetail atau yang kurang populer
Hal Penting yang Diperhatikan Ketika Membuat Navigasi Situs Web
1. Memastikan bahwa pengunjung dapat mengetahui situs yang ia kunjungi.
2. Pastikan bahwa pengunjung dapat mengetahui dimana mereka saat ini. -> membedakan warna link untuk halaman yang belum dikunjungi dan yang sudah dikunjungi, atau menggunakan path.
3. Membuat beberapa pilihan untuk mencari informasi bagi pengunjung
- Menambahkan link-link.
- Membuat site map.
- Membuat fasilitas search engine.
- Membuat semacam panduan/ tutorial.
- Membuat link ke alternatif informasi
4. Menggunakan teks lebih banyak daripada menggunakan gambar untuk elemen navigasi.
5. Menjelaskan teks untuk link secara efektif. -> Nama link sesuai dengan nama judul halaman tujuan.
6. Mempertimbangkan penggunaan frame secara hati-hati.
7. Di setiap halaman situs web sebaiknya terdapat link menuju home page.
Created By Medhanita Dewi Renanti
Posted By Ridon Na70
Navigasi: gabungan dari struktur representasi informasi situs web dan mekanisme link yang mendukung penjelajahan situs.
Jadi link dan struktur situs berhubungan dengan navigasi.
Jika web designer berhasil membuat navigasi situs web dengan baik, maka situs web dapat menjawab pertanyaan pengunjung situs web:
1.Situs apakah yang saya kunjungi?
2.Dimana saya sekarang pada situs ini?
3.Apa yang bisa saya lakukan di sini?
4.Kemana saya bisa pergi dari sini?
5.Dimanakah letak informasi yang ingin saya cari?
6.Berapa lama saya bisa sampai di sana?
7.Apakah saya pernah ke sini?
8.Bagaimana saya bisa ke tempat yang pernah saya kunjungi?
Tata Letak Navigasi Dalam Halaman Web
Tata letak navigasi berpengaruh terhadap unsur keindahan dan fungsionalitas dari situs web.
Ada dua jenis navigasi:
1.Navigasi Primer
Navigasi primer adalah Navigasi utama yang menghubungkan halaman–halaman penting/populer.
2.Navigasi sekunder: menghubungkan ke halaman-halaman yang lebih mendetail atau yang kurang populer
Hal Penting yang Diperhatikan Ketika Membuat Navigasi Situs Web
1. Memastikan bahwa pengunjung dapat mengetahui situs yang ia kunjungi.
2. Pastikan bahwa pengunjung dapat mengetahui dimana mereka saat ini. -> membedakan warna link untuk halaman yang belum dikunjungi dan yang sudah dikunjungi, atau menggunakan path.
3. Membuat beberapa pilihan untuk mencari informasi bagi pengunjung
- Menambahkan link-link.
- Membuat site map.
- Membuat fasilitas search engine.
- Membuat semacam panduan/ tutorial.
- Membuat link ke alternatif informasi
4. Menggunakan teks lebih banyak daripada menggunakan gambar untuk elemen navigasi.
5. Menjelaskan teks untuk link secara efektif. -> Nama link sesuai dengan nama judul halaman tujuan.
6. Mempertimbangkan penggunaan frame secara hati-hati.
7. Di setiap halaman situs web sebaiknya terdapat link menuju home page.
Created By Medhanita Dewi Renanti
Posted By Ridon Na70
Mengenal PHP
PHP merupakan singkatan dari Hypertext Preprocessor. PHP bersifat server-side scripting, PHP juga dapat dijalankan pada berbagai macam sistem operasi, misalnya Windows, LINUX dan Mac OS.
Selain Apache, PHP juga mendukung beberapa web server lain, misalnya Microsoft IIS, Caudium, PWS dan lain-lain.Selain MySQL, PHP juga mendukung sistem manajemen database Oracle, Microsoft Access, Interbase, dBase, PostgreSQL dan lain-lain.
Terbaru : PHP 5
Tipe data yang digunakan dalam PHP
antara lain:
1.Integer
Contoh : $x = 7;
2.Double
Contoh : $y = 2.5;
3.Boolean
Contoh : $z=TRUE
4.String
Contoh : $z=“KOM” atau $z=‘KOM’
Setiap variabel dalam PHP memiliki tipe data tertentu, namun variabel tersebut tidak perlu didefinisikan terlebih dahulu tipe data apa yang ia gunakan.
contohnya:
$judul="SGS Pemrograman Web"
$harga=1000
$harga="seribu"
Created by Endang Purnama Giri
Posted by Ridon Na70
Selain Apache, PHP juga mendukung beberapa web server lain, misalnya Microsoft IIS, Caudium, PWS dan lain-lain.Selain MySQL, PHP juga mendukung sistem manajemen database Oracle, Microsoft Access, Interbase, dBase, PostgreSQL dan lain-lain.
Terbaru : PHP 5
Tipe data yang digunakan dalam PHP
antara lain:
1.Integer
Contoh : $x = 7;
2.Double
Contoh : $y = 2.5;
3.Boolean
Contoh : $z=TRUE
4.String
Contoh : $z=“KOM” atau $z=‘KOM’
Setiap variabel dalam PHP memiliki tipe data tertentu, namun variabel tersebut tidak perlu didefinisikan terlebih dahulu tipe data apa yang ia gunakan.
contohnya:
$judul="SGS Pemrograman Web"
$harga=1000
$harga="seribu"
Created by Endang Purnama Giri
Posted by Ridon Na70
Subscribe to:
Posts (Atom)