EnglishFrenchGermanSpainItalian DutchRussianPortugueseJapaneseKorean

Google Search

Custom Search
Showing posts with label Windows. Show all posts
Showing posts with label Windows. Show all posts

Saturday, April 17, 2010

5 Alasan Windows Vista disebut Produk Gagal

2 bulan yang lalu, Microsoft baru saja memberikan perpanjangan 6 bulan untuk Windows XP PC baru. Walupun ini tidak akan memberikan efek pada IT enterprise — karena volume licensing akan memperbolehkan IT untuk menginstall Windows XP untuk beberapa tahun berikutnya — pergerakan ini tentu saja menghadirkan tanda tanya kepada Vista.

Sejujurnya reputasi Windows Vista sudah cukup memalukan, sebagaimana Microsoft telah mengakuinya melaui Mojave ads campaign nya.

IT department kebanyakan telah mengacuhkan Vista. pada bulan Juni (18 bulan setelah Vista dikeluarkan), Forrester Research melaporkan 8.8% dari enterprise PC worldwide yang menggunakan Vista. Selain itu, Microsoft terpaksa harus melakukan akselerasi pada Windows 7 dengan accelerated schedule nya yang akan direlease jadi 2010. Diharapkan nantinya IT department dapat meng skip Vista dan mengstandarisasi Windows 7 sebagai OS untuk business.

1.Apple berhasil mematahkan Vista

Apple termasuk pintar dalam strategi marketing nya dengan gaya iklan I’m a Mac telah berhasil membawa persepsi kalau Windows Vista adalah buggy, boring, dan sulit untuk digunakan. Setelah 2 tahun Apple melakukan strategi penyindiran iklan ini, Microsoft pun merespon hal ini dengan membuat iklan I’m a PC untuk membela Windows. Namun sayang nya itu sudah terlambat, persepsi buruk akan Vista sudah terbentuk.

2. Windows XP masih terlalu canggih

Pada tahun 2001, saat Windows XP dikeluarkan, ada sekitar 600 juta computer menggunakanya diseluruh dunia. lebih dari 80% pengguna komputer menggunakan Windows yang di split menjadi 2 code base: Windows 95/98 (65%) dan Windows NT/2000 (26%), menurut IDC. Salah satu keberhasilan dari Windows XP adalah menyatukan para pengguna Windows 9x dan Windows NT code base, yang sampai saat ini masih dinikmati.

Pada tahun 2008, hampir 1.1 milyar PC menggunakanya dan lebih dari 70% menggunakan Windows XP. Ini berarti lebih dari 800 milyar komputer menggunakan XP, yang menjadikanya sebagai the installed operating system sepanjang waktu. Dari perkembangan tersebut, banyak para IT department telah melakukan konsolidasi aplikasinya seputar Windows XP.

dan percaya atau tidak Windows XP masih mampu menaikan market share sampai beberapa tahun kedepan couple years. Bagaimana ? banyaknya Low-cost netbook dan nettop telah membanjiri pasaran. Sementara mesin yang murah ini sudah cukup kuat dan mampu menjalankan solid Internet experience untuk banyak user, mereka tidak membutuhkan Windows Vista, jadi mereka pastinya akan memilih Windows XP atau Linux.


3. Vista masih terlalu lambat

Sudah beberapa tahun Microsoft telah di kritik oleh para developer dan IT professional untuk masalah “software bloat” — dengan menambahkan banyak perubahan dan features pada program nya dan membuat code semakin besar. Vista memiliki total 50 juta baris source code. sedangkan XP hanya 35 juta, sampai saat ini berkembang menjadi 40 juta. Luber nya source code ini memberikan efek melambatnya Windows Vista, khususnya saat anda menjalanka software ini pada pc lama anda. lagipula Versi terakhir dari Windows XP masih tetap lebih baik daripada versi terakhir dari Microsoft Vista. jadi tidak akan ada orang yang mau menggunakan komputer barunya lebih lambat ketimbang komputer lamanya.

4. Vista tidak seharusnya ada

Sangat mudah bagi kita untuk melupakan kalau Microsoft melaunch Windows XP pada dasarnya adalah karena mereka mencoba untuk merubah OS business model dari shrink-wrapped software dan mengkonversi customer menjadi software subscriber. Itu sebabnya why mereka menelantarkan naming convention dari Windows 95, Windows 98, dan Windows 2000, langsung berubah menjadi Windows XP.

XP yang merupakan kepanjangan dari “experience” merupakan salah satu bagian dari Microsoft’s .NET Web service strategy pada saat itu. Dimana master plan nya saat itu adalah untuk mendapatkan user dan business untuk membayar subscription fee tahunan untuk menggunakan Windows experience — XP tadinya merupakan on-going product name namun dimasukan didalamnya juga software upgrade dan update, selama kita mau membayar subscription. Tentu saja ini akan mendisable pc anda jika anda tidak bayar. Itu sebabnya ada product activation didalam Windows XP.

Microsoft pun akhirnya merelease Windows XP dan Office XP bersamaan pada 2001 dan kedua duanya dilengkapi dengan product activation dan perencanaan untuk melakukan migrasi ke model bisnis product subscription. namun pada akhir 2001 Microsoft mulai menelantarkan product subscription concept pada Office nya, dan kembali dengan cepat berubah ke shrink-wrapped business model untuk kedua produk ini.

Idenya adalah dengan membuat incremental release dan upgrade pada software — ketimbang shrink-wrapped release setiap 3-5 tahun— adalah konsep yang bagus. Namun sayangn ya Microsoft belum menemukan cara bagaimana membuat business model semacam ini bekerja, hingga akhirnya mereka kembali ke model lama nya yang lebih simple dari sisi economic dan technical pada dunia IT.

5. It broke too much stuff

Salah satu alasan yang tepat kenapa Windows XP sukses adalah karena dia memiliki kompabilitas terhadap hardware, software, dan driver pada Windows 9x termasuk stability dan kemampuan jajaran Windows NT. Compatibility adalah masalah yang besar. Memiliki satu Windows platform yang kompatibel untuk user, IT department, software dan hardware vendor.

Microsoft nampaknya melupakan hal ini Windows Vista, karena pada beta period, banyak software maupun hardware yang tidak compatible dengan Vista saat di release pada January 2007. karena banyaknya peripheral yang tidak stabil menggunakan Vista, ini membuat para IT department tidak ingin mengadopsinya.

Setelah Windows menjadi sasaran tembak bari viruse, worms, dan malware pada tahun 2000, Microsoft melakukan inisiatif untuk membuat product yang lebih secure. Salah satu hasilnya adalah Windows XP Service Pack 2 (SP2), yang banyak disukai oleh para IT dan membuat XP menjadi OS yang paling banyak di deployed saat itu.

Satu bagian besar yaitu masalah “sekuriti” ini dibawa oleh Windows yang membuat mereka merelease Vista. Tentu saja, ini telah berhasil menjadi OS yang paling secure yang pernah Microsoft buat namun sayang nya price harga yang tinggi harus di bayar untuk sebuah fitur UAC, set security prompt yang rumit, basic tasks yang semakin rumit, dan banyaknya isu kompabilitas software. dengan kata lain, Vista mengorbankan banyak hal yang biasanya user gunakan di XP.

Saturday, March 13, 2010

Windows 7

Windows 7 (sebelumnya berkodekan Blackcomb atau Vienna) merupakan versi terbaru Microsoft Windows yang akan menggantikan Windows Vista. Windows ini memiliki kernel NT 6.1. Microsoft mengumumkan bahwa pengembangan Windows 7 akan berjalan dalam tiga tahun. Versi klien dari Windows 7 akan dirilis dalam versi 32-bit dan 64-bit walaupun versi servernya (yang akan menggantikan Windows Server 2008) akan dirilis hanya dalam versi 64-bit, yang akan dinamakan Windows Server 2008 R2. Komputer akan memberitahu jika terjadi perubahan pada komputer tersebut. Windows 7 diluncurkan pada tanggal 22 Oktober 2009. Setiap pengguna akan mendapat perlindungan 3 lapis jika ada permintaan mengunduh file dari yang tak dikenal. Windows 7 didesain dengan fitur baru dan peningkatan performa dari Windows Vista.

Spesifikasi perangkat keras

Microsoft telah mempublikasikan spesifikasi kebutuhan minimum perangkat keras untuk Windows 7.

Spesifikasi minimal Windows 7 (yang disarankan)[3]
Arsitektur 32-bit 64-bit
Kecepatan unit pengolah pusat 1 GHz 32-bit CPU 1 GHz 64-bit CPU
Memori Akses Acak(RAM) 1 GB RAM 2 GB RAM
Unit Pengolah
Grafis Dukungan DirectX 9 prosesor grafis dengan
WDDM Driver Model 1.0 (Untuk Windows Aero)
Cakram Keras(HDD) Kapasitas Kapasitas
Minimum 16 GB Minimum 20 GB
Cakram optik DVD drive (untuk instalasi dari media DVD)


Versi

Windows 7 memiliki 6 versi yang sama dengan Windows Vista. Hanya saja ada perbedaan nama, jika Windows Vista memiliki versi Business maka pada Windows 7 versi tersebut dinamakan Professional.

* Windows 7 Home Basic
* Windows 7 Home Premium
* Windows 7 Professional
* Windows 7 Ultimate
* Windows 7 Enterprise (versi ini tidak dijual di toko komputer manapun)!
* Windows 7 Starter

Windows Vista

Windows Vista adalah versi terbaru Microsoft Windows, sistem operasi berbasis grafis dari Microsoft yang digunakan pada komputer pribadi (PC), baik untuk pengguna rumahan maupun bisnis, pada komputer laptop, maupun media center.

Sebelum diumumkan dengan nama Windows Vista pada 22 Juli 2005, sistem operasi ini lebih dikenal dengan codename Longhorn (berasal dari nama Longhorn Saloon, sebuah bar terkenal di Whistler, British Columbia, Kanada).

Microsoft meluncurkan Windows Vista pada 8 November 2006 untuk pengguna bisnis, dan 30 Januari 2007 untuk pengguna rumahan. Dengan demikian, peluncuran Windows Vista ini berjarak lebih dari lima tahun sejak peluncuran Windows XP pada 25 Oktober 2001.

Pembangunan

Microsoft pertama kalinya mengumumkan "Longhorn" pada bulan Juli 2001, bahkan sebelum peluncuran Windows XP pada bulan Oktober tahun yang sama. Pada awalnya, Longhorn diharapkan untuk mulai dijual pada kisaran tahun 2003 sebagai batu loncatan di antara Windows XP dan "Blackcomb" (sekarang dikenal sebagai "Windows 7"). Secara bertahap, "Longhorn" nyatanya dibangun dengan banyak fitur-fitur dan teknologi baru dari "Blackcomb", sehingga tanggal peluncurannya pun berkali-kali diundur. Microsoft kemudian mengumumkan pada 27 Agustus 2004 bahwa Perusahaan itu melakukan perubahan yang signifikan. Pembangunan "Longhorn" diulang kembali dan didasarkan pada basis program Windows Server 2003. Beberapa fitur yang sebelumnya diumumkan, seperti WinFS, pun dibatalkan.

Setelah "Longhorn" dinamai menjadi Windows Vista, sebuah uji-beta program dimulai, melibatkan ratusan ribu sukarelawan dan perusahaan. Pada September 2005, Microsoft mulai meluncurkan Community Technology Previews (CTP) secara reguler bagi para penguji-beta. Rilis yang pertama adalah build 5219, didistribusikan bagi undangan yang hadir pada Microsoft Professional Developers Conference (PDC) 2005, dan juga dirilis bagi para penguji Microsoft Beta dan para pelanggan MSDN.

Dalam CTP-CTP berikutnya, Microsoft telah memperkenalkan banyak rencana-rencana fitur untuk produk finalnya, seperti sejumlah perubahan untuk antarmuka pengguna, yang didasarkan dari usulan balik dari para penguji-beta.

Windows Vista dianggap telah memiliki fitur yang lengkap dengan peluncuran build 5308 CRT, yang dirilis pada 22 Februari 2006. Pekerjaan yang menunggu para programer Microsoft hingga tanggal akan dirilisnya versi final nanti cenderung difokuskan pada stabilitas, kinerja, kompatibilitas aplikasi dan driver, serta dokumentasi.

James Allchin dalam sebuah wawancara menyatakan bahwa tidak akan ada versi "Release Candidate" (RC) seperti yang dilakukan pada versi-versi Windows yang sebelumnya. Microsoft sebaliknya hanya akan mengirimkan CTP hingga produk tersebut siap dipasarkan. Hanya saja dalam peluncuran Windows Vista Beta 2 bagi para penguji pada 23 Mei 2006, dan untuk umum pada 7 Juni 2006 melalui Microsoft's Customer Preview Program (bisa diunduh langsung ataupun dengan memesan DVD), Microsoft memberikan petunjuk bahwa akan ada release candidate untuk Windows Vista dengan menjanjikan sebuah Release Candidate 1 DVD kit untuk yang memesan DVD Beta 2.

Dalam roadmap Microsoft tampaknya rencana untuk tanggal rilis ke pabrikan adalah pada atau sebelum 25 Oktober 2006.

Fitur-fitur yang baru dan diperbaharui

Windows Vista memiliki daftar panjang untuk ratusan fitur-fitur baru, fitur-fitur yang diubahkan, dan fitur-fitur yang ditingkatkan kemampuannya. Pada saat ini daftar fitur-fitur tersebut belum dipublikasikan secara lengkap oleh Microsoft. Namun demikian, berbagai fitur yang akan dimasukkan ke dalam Windows Vista tersebut sudah mulai diperkenalkan melalui beberapa publikasi.

Fitur-Fitur End-User

* Windows Aero: desain baru antarmuka pengguna, singkatan dari Authentic, Energetic, Reflective, and Open. Antarmuka baru ini dimaksudkan agar lebih estetis dan bersih ketimbang tantarmuka Windows sebelumnya, termasuk jendela-jendela transparan, animasi, dan tampilan yang bagus. Animasi pada Windows Aero dapat nampak pada saat aplikasi ditutup, diminimalisasikan, dimaksimalisasikan, dan juga pada tombol rekomendasi.
* Windows Shell: Windows shell yang baru ini berbeda sekali dengan Windows XP. Sebagai contoh, Start Menu yang telah diubah, bahkan kata "Start" pun telah digantikan dengan tombol Windows "Pearl" biru yang baru.
* Fasilitas Pencarian (Quick Search):
* Windows Sidebar:
* Internet Explorer 7+:
* Windows Media Player 11:
* Windows Media Center:
* Windows Live Show :
* User Account Control:
* Windows Firewall With advanced security:
* Windows Defender:
* Windows Mail:
* Windows Update:
* Parental Control:
* Windows Sideshow:
* Speech recognition:
* New Fonts:
* Games:
* Windows Calendar:
* Windows Photo Gallery:
* Windows DVD Maker:
* Windows Collaboration:
* SuperFetch:
* ReadyBoost:
* ReadyDrive:
* Touchscreen:
* Problem Reports and Solutions:
* Virtual Folder:

Edisi-edisi Windows Vista

* Windows Vista Starter

Mirip seperti Windows XP Starter Edition,edisi ini masih berteknologi 32-bit, edisi ini dibatasi untuk area lokal, terutama sebagai alternatif legal ketimbang penggunaan kopi bajakan. Pengguna edisi ini akan sangat dibatasi pemakaiannya, misalnya hanya bisa untuk memakai tiga program sekaligus dalam satu waktu, pembatasan koneksi jaringan, dan physical memory dibatasi hanya hingga 256MB.

* Windows Vista Home Basic

Seperti Windows XP Home Edition,dengan teknologi 64-bit, fiturnya juga bertambah banyak. Tetapi tidak sebanyak edisi yang lain, Home Basic ditujukan bagi pengguna rumahan yang tidak memerlukan fasilitas lebih tinggi. Tema "Aero Glass" dengan efek transparan juga tidak akan termasuk dalam Edisi ini. Home Basic hanya mendukung hingga 8GB physical memory.

* Windows Vista Home Premium

Didasari Windows Vista Home Basic, edisi ini memiliki tambahan dukungan fitur-fitur lebih tinggi yang ditujukan untuk segmen pengguna rumahan, seperti dukungan HDTV dan pembuatan menu DVD. Tambahan lainnya adalah games yang lebih banyak, dukungan untuk komputer tablet dan mobile, sistem enkripsi file, serta aplikasi manajemen foto. Edisi ini mirip dengan Windows XP Media Center Edition dan Tablet PC Edition. Home Premium mendukung hingga 16GB physical memory.

* Windows Vista Busines

Sebanding dengan Windows XP Professional, dan ditunjukan untuk pengguna bisnis. Fitur Media Center yang ada dalam Home Premium tidak dimasukkan dalam edisi ini, tetapi memiliki fasilitas IIS web server, dukungan faksimili, offline files, dukungan dual physical processor, Remote Desktop, kolaborasi P2P, dan mampu menangani hingga 128GB memori. Aktivasi produk tidak diperlukan untuk edisi ini.

* Windows Vista Enterprise

Edisi ini ditujukan untuk segmen enterprise, dan merupakan edisi tingkat tinggi dari edisi Business. Fitur-fitur tambahannya di antaranya adalah versi sesi-tunggal dari Virtual PC, dukungan antarmuka multibahasa, BitLocker Drive Encryption, dan dukungan untuk aplikasi UNIX. Edisi ini tidak akan tersedia melalui saluran retail ataupun OEM, melainkan melalui Microsoft Software Assurance.

* Windows Vista Ultimate

Edisi ini menggabungkan seluruh fitur-fitur Home, Premium, dan Enterprise. Dalam edisi ini juga ditambahkan dukungan pembuatan podcast (yang dialihbahasakan oleh Microsoft menjadi "blogcasting"), program peningkat-kinerja game (WinSAT), fasilitas DVD ripping, dan layanan online khusus untuk media yang dapat diunduh, serta opsi layanan pelanggan tambahan lainnya. Edisi Ultimate ditujukan sebagai edisi Vista yang paling impresif, ditujukan bagi para pengguna high-end, pemain game, para profesional multimedia, serta para pecandu PC. Seperti edisi Business dan Enterprise, aktivasi produk juga tidak diperlukan.

Kebutuhan perangkat keras

Menurut Microsoft, komputer yang dapat menjalankan Windows Vista diklasifikasikan sebagai "Vista Capable" dan "Vista Premium Ready"

* Komputer "Vista Capable" memerlukan minimal prosesor 800MHz, 512MB RAM, dan kartu grafis dengan kelas DirectX 9. Namun klasifikasi ini tidak akan mampu untuk mendukung grafis high-end Vista, termasuk antarmuka Aero.
* Komputer "Vista Premium Ready" memerlukan setidaknya prosesor 1GHz, 512 MB RAM, dan kartu grafis yang kompatibel dengan antarmuka Aero minimal 128MB serta mendukum WDDM yang baru.
Komputer Vista Capable atau sejenis, memerlukan minimal prosesor dengan kecepatan 800 MHz, Memory 512 MB RAM dan kartu grafis yang mendukung DirectX 9. Komputer jenis ini tidak mampu mendukung grafis high-end Vista, termasuk antarmuka Aero. Sebaliknya Komputer Vista Premium Ready dapat mendukung fitur "high-end" Vista tetapi, sedikitnya diperlukan prosesor 1 GHz , memory utama 1 GB, dan kartu grafis yang kompatibel dengan Aero dengan memory minimal 128 MB dan mendukung Windows Display Driver Model yang baru.
Vista Capable Vista Premium Ready(32 bit & 64 bit)
Prosesor 800 MHz 1 GHz/Dual Core
Memori 512MB RAM 1 GB RAM
GPU mendukung mendukung DirectX 9
DirectX 9 , dengan Hardware Pixel Shader v2.0, dan driver WDDM
GPU Memory 64 MB RAM 128 MB RAM
HDD 20GB 40GB
Area HDD
kosong 15GB 15GB
Perangkat
lainnya CD-ROM, DVD-ROM,
Mouse dan Mouse dan
Keyboard PS/2 Keyboard PS/2, Speaker untuk multimedia

Thursday, November 26, 2009

Windows seven (7)



1. Development

Originally, a version of Windows codenamed Blackcomb was planned as the successor to Windows XP (codename Whistler) and Windows Server 2003. Major features were planned for Blackcomb, including an emphasis on searching and querying data and an advanced storage system named WinFS to enable such scenarios. However, an interim, minor release, codenamed "Longhorn" was announced for 2003, delaying the development of Blackcomb. By the middle of 2003, however, Longhorn had acquired some of the features originally intended for Blackcomb. After three major viruses exploited flaws in Windows operating systems within a short time period in 2003, Microsoft changed its development priorities, putting some of Longhorn's major development work on hold while developing new service packs for Windows XP and Windows Server 2003. Development of Longhorn (Windows Vista) was also restarted, and thus delayed, in August 2004. A number of features were cut from Longhorn.

Blackcomb was renamed Vienna in early 2006, and again to Windows 7 in 2007. In 2008, it was announced that Windows 7 would also be the official name of the operating system. There has been some confusion over naming the product Windows 7, while versioning it as 6.1 to indicate its similar build to Vista and increase compatibility with applications that only check major version numbers, similar to Windows 2000 and Windows XP both having 5.x version numbers.

The first external release to select Microsoft partners came in January 2008 with Milestone 1, build 6519. At PDC 2008, Microsoft demonstrated Windows 7 with its reworked taskbar. Copies of Windows 7 build 6801 were distributed at the end of the conference; however, the demonstrated taskbar was disabled in this build.

On December 27, 2008, Windows 7 Beta was leaked onto the Internet via BitTorrent.
According to a performance test by ZDNet, Windows 7 Beta beat both Windows XP and Vista in several key areas; including boot and shutdown time and working with files, such as loading documents. Other areas did not beat XP; including PC Pro benchmarks for typical office activities and video editing, which remain identical to Vista and slower than XP. On January 7, 2009, the 64-bit version of the Windows 7 Beta (build 7000) was leaked onto the web, with some torrents being infected with a trojan. At CES 2009, Microsoft CEO Steve Ballmer announced the Windows 7 Beta, build 7000, had been made available for download to MSDN and TechNet subscribers in the format of an ISO image. The Beta was to be publicly released January 9, 2009, and Microsoft initially planned for the download to be made available to 2.5 million people on this date. However, access to the downloads was delayed because of high traffic. The download limit was also extended, initially until January 24, then again to February 10. People who did not complete downloading the beta had two extra days to complete the download. After February 12, unfinished downloads became unable to complete. Users could still obtain product keys from Microsoft to activate their copies of Windows 7 Beta, which expired on August 1, 2009. The release candidate, build 7100, has been available for MSDN and TechNet subscribers and Connect Program participants since April 30 and became available to the general public on May 5, 2009. It has also been leaked onto the Internet via BitTorrent. The release candidate is available in five languages and will expire on June 1, 2010, with shutdowns every two hours starting March 1, 2010. Microsoft stated that Windows 7 would be released to the general public on October 22, 2009. Microsoft released Windows 7 to MSDN and Technet subscribers on August 6, 2009, at 10:00 am PDT. Microsoft announced that Windows 7, along with Windows Server 2008 R2 were released to manufacturing on July 22, 2009. Windows 7 RTM is build 7600.16385, which was compiled on July 13, 2009, and was declared the final RTM build after passing all Microsoft's tests internally. "The launch of Windows 7 has superseded everyone’s expectations, storming ahead of Harry Potter and the Deathly Hallows as the biggest-grossing pre-order product of all-time, and demand is still going strong," claimed managing director Brian McBride, Amazon UK on October 22."

1.1 Goals

Bill Gates, in an interview with Newsweek, suggested that this version of Windows would "be more user-centric". Gates later said that Windows 7 would also focus on performance improvements. Steven Sinofsky later expanded on this point, explaining in the Engineering Windows 7 blog that the company was using a variety of new tracing tools to measure the performance of many areas of the operating system on an ongoing basis, to help locate inefficient code paths and to help prevent performance regressions.

Senior Vice President Bill Veghte stated that Windows Vista users migrating to Windows 7 would not find the kind of device compatibility issues they encountered migrating from Windows XP. Speaking about Windows 7 on October 16, 2008, Microsoft CEO Steve Ballmer confirmed compatibility between Vista and Windows 7, indicating that Windows 7 would be a refined version of Windows Vista.

2. Features

2.1 New and changed features

Windows 7 includes a number of new features, such as advances in touch and handwriting recognition, support for virtual hard disks, improved performance on multi-core processors, improved boot performance, DirectAccess, and kernel improvements. Windows 7 adds support for systems using multiple heterogeneous graphics cards from different vendors (Heterogeneous Multi-adapter), a new version of Windows Media Center,[40] a Gadget for Windows Media Center, improved media features, the XPS Essentials Pack and Windows PowerShell being included, and a redesigned Calculator with multiline capabilities including Programmer and Statistics modes along with unit conversion. Many new items have been added to the Control Panel, including ClearType Text Tuner, Display Color Calibration Wizard, Gadgets, Recovery, Troubleshooting, Workspaces Center, Location and Other Sensors, Credential Manager, Biometric Devices, System Icons, and Display. Windows Security Center has been renamed to Windows Action Center (Windows Health Center and Windows Solution Center in earlier builds), which encompasses both security and maintenance of the computer. The default setting for User Account Control in Windows 7 has been criticized for allowing untrusted software to be launched with elevated privileges by exploiting a trusted application. Microsoft's Windows kernel engineer Mark Russinovich acknowledged the problem, but noted that there are other vulnerabilities that do not rely on the new setting. Windows 7 also supports Mac-like RAW image viewing through the addition of WIC-enabled image decoders, which enables raw image thumbnails, previewing and metadata display in Windows Explorer, plus full-size viewing and slideshows in Windows Photo Viewer and Window Media Center.

The taskbar has seen the biggest visual changes, where the Quick Launch toolbar has been replaced with pinning applications to the taskbar. Buttons for pinned applications are integrated with the task buttons. These buttons also enable the Jump Lists feature to allow easy access to common tasks. The revamped taskbar also allows the reordering of taskbar buttons. To the far right of the system clock is a small rectangular button that serves as the Show desktop icon. This button is part of the new feature in Windows 7 called Aero Peek. Hovering over this button makes all visible windows transparent for a quick look at the desktop. In touch-enabled displays such as touch screens, tablet PCs, etc., this button is slightly wider to accommodate being pressed with a finger. Clicking this button minimizes all windows, and clicking it a second time restores them. Additionally, there is a feature named Aero Snap, that automatically maximizes a window when it is dragged to either the top or left/right edges of the screen. This also allows users to snap documents or files on either side of the screen to compare them. When a user moves windows that are maximized, the system restores their previous state automatically. This functionality is also accomplished with keyboard shortcuts. Unlike in Windows Vista, window borders and the taskbar do not turn opaque when a window is maximized with Windows Aero applied. Instead, they remain translucent.

For developers, Windows 7 includes a new networking API with support for building SOAP-based web services in native code (as opposed to .NET-based WCF web services),[49] new features to shorten application install times, reduced UAC prompts, simplified development of installation packages,[50] and improved globalization support through a new Extended Linguistic Services API.[51] At WinHEC 2008 Microsoft announced that color depths of 30-bit and 48-bit would be supported in Windows 7 along with the wide color gamut scRGB (which for HDMI 1.3 can be converted and output as xvYCC). The video modes supported in Windows 7 are 16-bit sRGB, 24-bit sRGB, 30-bit sRGB, 30-bit with extended color gamut sRGB, and 48-bit scRGB.[52][53] Microsoft has also implemented better support for solid-state drives, including the new TRIM command, and Windows 7 is able to identify a solid-state drive uniquely. Microsoft is planning to support USB 3.0 in a subsequent patch, support not being included in the initial release due to delays in the finalization of the standard.

Internet Spades, Internet Backgammon and Internet Checkers, which were removed from Windows Vista, were restored in Windows 7. Windows 7 includes Internet Explorer 8 and Windows Media Player 12.

Users are also able to disable many more Windows components than was possible in Windows Vista. New additions to this list of components include Internet Explorer, Windows Media Player, Windows Media Center, Windows Search, and the Windows Gadget Platform. Windows 7 includes 13 additional sound schemes, titled Afternoon, Calligraphy, Characters, Cityscape, Delta, Festival, Garden, Heritage, Landscape, Quirky, Raga, Savanna, and Sonata. A new version of Virtual PC, Windows Virtual PC Beta is available for Windows 7 Professional, Enterprise, and Ultimate editions. It allows multiple Windows environments, including Windows XP Mode, to run on the same machine, requiring the use of Intel VT-x or AMD-V. Windows XP Mode runs Windows XP in a virtual machine and redirects displayed applications running in Windows XP to the Windows 7 desktop.[59] Furthermore Windows 7 supports the mounting of a virtual hard disk (VHD) as a normal data storage, and the bootloader delivered with Windows 7 can boot the Windows system from a VHD. The Remote Desktop Protocol (RDP) of Windows 7 is also enhanced to support real-time multimedia application including video playback and 3D games, thus allowing use of DirectX 10 in remote desktop environments.
The three application limit, previously present in the Windows Vista Starter Edition, has been removed from Windows 7.

2.2 Removed features

A number of capabilities and certain programs that were a part of Windows Vista are no longer present or have been changed, resulting in the removal of certain functionality. Some notable Windows Vista features and components have been replaced or removed in Windows 7, including the classic Start Menu user interface, Windows Ultimate Extras and InkBall. Four applications bundled with Windows Vista — Windows Photo Gallery, Windows Movie Maker, Windows Calendar and Windows Mail — are not included with Windows 7, but are instead available for free in a separate package called Windows Live Essentials.

Masukkan Code ini K1-EY8895-E
untuk berbelanja di KutuKutuBuku.com