Bacaan Alkitab Pagi 01 Oktober 2013: Mazmur 65
Ayat Mas: Engkau memahkotai tahun dengan kebaikan-Mu. (Mazmur 65:12a)
Bacaan Alkitab Setahun: Kejadian 1-3
Saat
Alin masih kecil, ibunya menyajikan makan malam berupa telur goreng,
saus, dan beberapa kerat roti. Mungkin karena lelah setelah bekerja
seharian, ibu Alin memanggang roti sampai gosong. Alin tegang menunggu
respon ayahnya. Ternyata, sang ayah mengambil roti itu sambil tersenyum,
memolesnya dengan mentega, lalu memakannya dengan lahap. Ibu Alin
meminta maaf, tetapi suaminya menjawab, “Tidak apa-apa, Sayang.”
Sebelum
tidur, Alin menghampiri ayahnya dan bertanya, mengapa ayah mau makan
roti gosong. Sambil memeluknya, si ayah berkata, “Ibumu sudah lelah
bekerja. Lagi pula, kita tidak akan sakit karena memakan roti gosong.
Bersyukur saja ia masih bersama kita.”
Hidup
kita juga berisi banyak hal yang tak sempurna. Selain keberhasilan dan
kebahagiaan, ada berbagai kegagalan dan kekecewaan. Saat merenung ke
belakang, manakah yang menjadi fokus kita? Bagian yang negatif, yang
membangkitkan keluh kesah? Atau, bagian yang positif, yang membuat hati
kita membara dengan pujian dan syukur?
Sepatutnya
kita bersyukur atas kebaikan Tuhan yang melimpahi dan melingkupi kita.
Ya, kasih-Nya nyata dalam berbagai aspek kehidupan: dalam
pengampunan-Nya yang tak ternilai dan undangan-Nya untuk menikmati damai
bersama-Nya (ay. 3-5); dalam penyelamatan-Nya, juga kebajikan dan mukjizat-Nya yang mengikuti kita (ay. 6-9); dalam pintu kesempatan dan mata pencaharian yang Dia sediakan untuk memberi kita kecukupan (ay. 10-14). Sungguh suatu berkat indah yang memahkotai tahun-tahun kita, bukan?
SELAMA JANTUNG KITA MASIH BERDETAK BERARTI KITA MASIH DAPAT BERSYUKUR MENGHITUNG BERKAT
sumber: http://saatteduh.wordpress.com/2013/10/01/roti-gosong-2/
