Bacaan Alkitab Sore 24 Maret 2014: Nehemia 2:1-8
Dan raja mengabulkan permintaanku itu, karena tangan Allahku yang murah melindungi aku. (Nehemia 2:8)
Bacaan Alkitab Setahun: Hakim-Hakim 6-7
Dan raja mengabulkan permintaanku itu, karena tangan Allahku yang murah melindungi aku. (Nehemia 2:8)
Bacaan Alkitab Setahun: Hakim-Hakim 6-7
Orang
yang berkedudukan tinggi bisa jadi menimbulkan rasa takut di hati kita.
Kita mungkin takut secara berlebihan pada pimpinan, orang tua, bos,
majikan, karena mereka memiliki otoritas untuk memerintah kita melakukan
hal-hal yang tidak kita inginkan.
Kita
memang patut menghormati mereka, tetapi tidak seharusnya kita
menganggap mereka memiliki otoritas mutlak atas hidup kita. Sebagai
orang percaya, kita tahu hanya ada satu pemegang otoritas mutlak, yakni
Allah kita. Atasan atau pemimpin kita hanyalah alat di tangan Allah
untuk melaksanakan rencana-Nya.
Kisah
Nehemia memberi sebuah bukti nyata akan kebenaran ini. Setelah
mendengar kondisi buruk Yerusalem, Nehemia sangat ingin membangun
kembali tembok kota itu. Ia sadar, untuk melakukannya perlu sumber daya
yang tidak sedikit. Ia pun memberanikan diri mengajukan permohonan
kepada Raja Artahsasta. Sang raja tentu saja memiliki otoritas untuk
menjawab ya atau tidak. Nyatanya, ia memutuskan mengabulkan permohonan
Nehemia. Bagi Nehemia, hal itu terjadi karena Allah menggerakkan hati
sang raja.Meskipun kelihatannya pemimpin atau atasan memiliki kuasa atas diri kita, sejatinya mereka seperti batang air yang dikendalikan Allah untuk mengalir sesuai dengan kehendak-Nya (Amsal 21:1). Tindakan mereka tidak mungkin melampaui kedaulatan Allah. Mereka pun dapat dipakai Allah menggenapi rencana-Nya atas hidup kita. Kesadaran ini akan mendorong kita memiliki sikap yang benar terhadap mereka: hormat, namun tidak ketakutan.
MENGETAHUI SIAPA YANG MEMEGANG KENDALI ATAS HIDUP KITA
MEMBEBASKAN KITA DARI RASA TAKUT AKAN MANUSIA
sumber: http://www.renunganharian.net/2014/48-maret/978-ada-yang-mengalirkan.html
MEMBEBASKAN KITA DARI RASA TAKUT AKAN MANUSIA
