Bacaan Alkitab Sore 21 Maret 2014: Roma 5:1-11
Dan ketekunan menimbulkan tahan uji. (Roma 5:4, TB)
Bacaan Alkitab Setahun: Yosua 20-21
Dan ketekunan menimbulkan tahan uji. (Roma 5:4, TB)
Bacaan Alkitab Setahun: Yosua 20-21
Pemuda
miskin itu semula menjadi porter (pengangkut barang) hotel di Hong
Kong. Suatu ketika ia dimarahi majikan gara-gara asyik mengamati mobil
mewah seorang tamu sampai lalai bekerja. Teguran itu mencuatkan niatnya
untuk memperbaiki nasib. Ia ingin jadi orang kaya, bahkan lebih kaya
dari semua atasannya di hotel itu. Ia keluar dari pekerjaannya,
memperdalam kungfu, dan mencoba peruntungan di dunia film. Ternyata,
kariernya kemudian melejit dan kini kita mengenalnya sebagai aktor laga
terkenal di Asia. Siapakah dia? Chow Yun Fat. Ketika ditanya, apa
rahasia keberhasilannya, ia menjawab, “Ketekunan.”
Ketekunan
memang salah satu unsur penting untuk sukses. Ketekunan mengandung arti
rajin, ulet, pantang menyerah. Orang yang “tekun” biasanya “tahan
banting” atau “tahan uji” (ay. 4)
saat menghadapi tantangan dan masalah hidup. Contohnya Paulus sendiri.
Ketekunannya bergaul erat dengan Tuhan membuatnya “tahan uji”, seperti
terlihat dalam ucapannya ini, “Dalam segala hal kami ditindas, namun
tidak terjepit; kami habis akal, namun tidak putus asa; kami dianiaya,
namun tidak ditinggalkan sendirian, kami dihempaskan, namun tidak
binasa” (2 Korintus 4:89). Luar biasa!
Ketekunan
kita di dalam Tuhan tidak akan sia-sia. Ketekunan menghasilkan karakter
“tahan uji” dan pada akhirnya membuahkan “pengharapan” bahwa kita pasti
terluput dari murka-Nya (ay. 9). Jika saat ini kita tengah dirundung masalah, mari bertahan. Melalui “sekolah ketekunan”, kita akan berbuah bagi-Nya.
KETEKUNAN ITU PAHIT, TETAPI BUAHNYA MANIS
sumber: http://www.renunganharian.net/2014/48-maret/974-ketekunan-si-porter.html
