Bacaan Alkitab Pagi 07 Maret 2014 : Roma 12:1-8
"Jika karunia untuk melayani, baiklah kita melayani;" Roma 12:7
Arti kata melayani
berarti berkorban, memberi dan membagikan apa yang dimilikinya, seperti
pelita atau lilin yang membagikan terang kepada sekelilingnya.
Melayani pekerjaan Tuhan berbeda dari konsep dunia: ada garis
perintah menurut tingkat kedudukan atau jabatan, artinya siapa yang
mempunyai kedudukan atau jabatan lebih tinggi berkuasa dan berhak untuk
memerintah mereka yang berada di bawahnya. Namun dalam hal melayani
pekerjaan Tuhan yang terjadi justru sebaliknya, siapa yang mau menjadi
besar atau terkemuka justru harus menjadi pelayan atau hamba bagi
sesamanya, "sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani,
melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan
bagi banyak orang." (Matius 20:28).
Dengan demikian orang yang menyebut diri sebagai pelayan Tuhan harus
lebih banyak memberi, melayani dan memiliki hati seorang hamba. Maka, "Apabila
kamu telah melakukan segala sesuatu yang ditugaskan kepadamu, hendaklah
kamu berkata: Kami adalah hamba-hamba yang tidak berguna; kami hanya
melakukan apa yang kami harus lakukan." (Lukas 17:10).
Seseorang yang dewasa rohani tentu
memiliki kerinduan untuk memberi yang terbaik kepada Tuhan sehingga
mendorongnya untuk terlibat dalam pelayanan. Mengapa kita harus
melayani Tuhan? Karena kita adalah umat pilihan Tuhan, kita dipilih dan
dipindahkan dari kegelapan kepada terangNya yang ajaib dengan tujuan
supaya kita melayani Dia dan menjadi partner kerjaNya. Dalam
wujudnya, pelayanan kepada Tuhan tersebut kita tujukan kepada sesama:
memberitakan Injil kepada jiwa-jiwa yang terhilang, mendoakan orang
sakit, menjadi donatur gereja, menasihati dan membimbing orang lain
untuk bertobat dan sebagainya. Perhatikan! Pada saat percaya kepada
Tuhan Yesus status kita bukan lagi menjadi hamba dosa, sebab Tuhan telah
melepaskan kita dari dosa melalui pengorbananNya, namun kita menjadi
hamba kebenaran sehingga kita pun dilayakkan untuk menjadi pelayanNya.
Dahulu kita melayani dosa, tetapi sekarang kita dipanggil untuk melayani
Tuhan karena kita telah menjadi hamba-hambaNya.
Kesempatan
melayani merupakan wujud kebaikan dan kepercayaan Tuhan kepada kita
sebagai orang percaya, karena itu jangan pernah sia-siakan!
sumber: http://airhidupblog.blogspot.com/2014/03/melayani-pekerjaan-tuhan-1.html
