Bacaan Alkitab Sore 17 Maret 2014: 2 Samuel 12:1-14
Lalu berkatalah Daud kepada Natan: "Aku sudah berdosa kepada TUHAN." (2 Samuel 12:13)
Bacaan Alkitab Setahun: Yosua 11-13
Lalu berkatalah Daud kepada Natan: "Aku sudah berdosa kepada TUHAN." (2 Samuel 12:13)
Bacaan Alkitab Setahun: Yosua 11-13
Ketika
pasukannya sibuk berperang, Daud justru berjalan-jalan di atas
istananya. Hal itu rupanya menjadi awal dari rentetan dosa yang
menjerumuskannya. Ia melihat Batsyeba, istri Uria, sedang mandi.
Peristiwa ini menyeretnya ke dalam perzinahan. Tidak berhenti di situ,
Daud mengatur rencana untuk membunuh Uria di medan perang agar dapat
menikahi Batsyeba.
Alkitab
tidak mencatat bahwa Daud langsung menyesali dosanya. Baru kemudian
Tuhan mengutus nabi-Nya, Natan. Dia memberi hikmat kepada Natan untuk
menegur Daud melalui cerita tentang orang kaya yang merampas hak orang
miskin demi kepentingan pribadinya. Daud pun bereaksi dan berkata bahwa
orang kaya itu harus dihukum. Namun, betapa terkejutnya ia ketika Natan
mengatakan, "Engkaulah orang itu!" Nabi itu membeberkan perbuatan Daud
yang menyakiti hati Tuhan dan hukuman yang akan menimpanya. Daud pun
tersadar, "Aku sudah berdosa kepada Tuhan" (ay. 13).
Seorang teman saya berkata, "Kamu tidak dapat mencium bau mulutmu sendiri. Yang dapat menciumnya orang lain.
Hanya
orang terdekatmu yang akan peduli dan bersedia mengatakannya kepadamu,
agar kamu dapat menjaga kesehatan mulutmu." Kita pun memerlukan
"Natan-Natan" yang bersedia dipakai Tuhan untuk mengingatkan ketika kita
menyimpang dari kehendak-Nya. Melalui mereka, Tuhan menolong kita untuk
kembali kepada-Nya. Mintalah Tuhan memberi kita seorang "Natan", yang
berani menegur kesalahan kita dan mengarahkan kita kembali kepada-Nya.
BERSYUKURLAH JIKA SESEORANG BERSEDIA DIPAKAI TUHAN UNTUK MENEGUR
KETIKA KITA MENYIMPANG DARI KEBENARAN
sumber: http://www.renunganharian.net/2014/48-maret/971-memiliki-seorang-natan.html
KETIKA KITA MENYIMPANG DARI KEBENARAN
