Bacaan Alkitab Hari ini: Mazmur 39
Ayat Mas: Ya TUHAN, beritahukanlah kepadaku ajalku, dan apa batas umurku, supaya aku mengetahui betapa fananya aku! (Mazmur 39:5)
Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 31-35
Pernahkah
Anda mendengar seseorang berdoa pada hari ulang tahunnya supaya Tuhan
memberitahukan kapan ia akan meninggal? Tentu akan menjadi doa ulang
tahun yang paling menyeramkan sepanjang masa. Anda mungkin berkata bahwa
tidak mungkin ada orang waras di dunia ini yang akan memanjatkan doa
seperti itu.
Tunggu
dulu. Bukankah Daud berdoa demikian? Sepintas, doanya seperti doa orang
depresi. Tampaknya, Daud memang sedang diserang oleh musuhnya (ay. 2, 9). Ia tertekan dan menderita (ay. 3, 13).
Akan tetapi, doanya ini bukan karena ia ingin cepat-cepat meninggal.
Bila kita membaca dengan teliti, ia sebenarnya ingin agar Allah
mengingatkan betapa terbatas dan rapuhnya hidup manusia itu (ay. 5).
Mungkin saja sebelumnya ia merasa hebat dan mampu menghadapi masalahnya
sendiri. Sekarang ia mengalami jalan buntu dan merasa tidak berdaya.
Fakta akan kerentanan hidup manusia mengantar dirinya untuk kembali
bergantung hanya kepada Allah (ay. 8).
Doa Daud bukanlah doa pesimistik, melainkan doa untuk memperbaharui
komitmennya dalam mengandalkan Allah. Justru, doanya berangkat dari iman
yang besar bahwa hanya Allahlah yang dapat menjawab permasalahan
hidupnya.
Apakah Anda
sekarang sedang mengalami tantangan yang besar? Anda begitu tertekan dan
menderita seperti Daud? Tidak berdaya dan putus asa? Kehidupan Anda
ibarat mobil yang melaju kencang tanpa rem? Bila iya, inilah waktu yang
tepat untuk Anda kembali bersandar dan berharap pada-Nya. Serahkan
kendali hidupmu pada-Nya!
KETERGANTUNGAN KEPADA ALLAH DIMULAI DAN DIPELIHARA OLEH KESADARAN AKAN KETERBATASAN MANUSIA.
sumber: http://saatteduh.wordpress.com/2013/06/30/kapan-aku-meninggal/
