Bacaan Alkitab Pagi 01 Juli 2013: Keluaran 21:1-11
Perikop
ini adalah hukum sipil pertama yang Tuhan berikan kepada orang Israel.
Perhatikanlah tempatnya di dalam kitab Keluaran, perikop ini terletak
tepat setelah Tuhan memberikan sepuluh perintah dan penjabaran peraturan
tentang kebaktian pada pasal 20. Lalu apa signifikansinya?
Kita
mungkin bertanya mengapa Tuhan mengizinkan perbudakan dikukuhkan dalam
hukum sipil rakyat Israel sejak mula-mula? Pada masa itu, perbudakan
adalah lazim dan diterima secara luas. Ketetapan Tuhan dalam perikop ini
justru mengembalikan harkat manusia sebagai gambar-Nya. Hukum ini
bersifat revolusioner karena menyatakan bahwa hak kepemilikan seorang
majikan atas budaknya hanya berlaku selama enam tahun dan bukan seumur
hidup, sebagaimana yang lazim berlaku pada saat itu. Mengapa demikian?
Karena setiap insan adalah individu yang memiliki hak asasi dan
kebebasan. Manusia bukanlah properti manusia lainnya.
Kita melihat semangat yang sama,
yang kelak diterapkan juga pada tanah yang tidak boleh dijual secara
mutlak karena Tuhanlah, Pemiliknya yang mutlak, sedangkan orang Israel
hanya diizinkan menggunakan untuk sementara waktu (Im 25:23). Kalau tanah saja tidak boleh dijual mutlak, apalagi sesama manusia?
Seorang perempuan yang dijual sebagai budak (7-11)
diserahkan dalam transaksi pernikahan sehingga perempuan itu harus
diperlakukan selayaknya seorang istri. Transaksi ini menuntut sang pria
untuk memperlakukan istrinya dengan hormat (9-10).
Untuk menjamin agar hal ini terpenuhi, maka hukum Israel kuno ini
secara luar biasa memberikan perlindungan kepada sang wanita dengan
jaminan hidup bebas, tanpa harus membayar uang tebusan jika ia
diperlakukan sewenang-wenang oleh suaminya.
Melalui
hukum ini, Tuhan kembali menegaskan kehendak-Nya di tengah umat-Nya.
Karena setiap insan diciptakan menurut gambar Allah, maka umat Allah
perlu menunjukkan sikap yang sinkron dengan pemahaman itu dalam hidup
keseharian, juga dalam interaksi dengan setiap orang.
sumber: http://saatteduh.wordpress.com/2013/07/01/orang-lain-pun-gambar-allah/
