Bacaan Alkitab 25 agustus 2013: Efesus 1:1-14
Ayat Mas: Dari
Paulus, rasul Kristus Yesus atas kehendak Allah. Kepada orang-orang
kudus di Efesus, orang-orang percaya dalam Kristus Yesus. (Efesus 1:1)
Bacaan Alkitab Setahun: Yeremia 37-40
Suatu
hari saya bertanya kepada mahasiswa teologi di kelas saya. “Apakah
kalian orang kudus? Siapa yang mengaku orang kudus, silakan angkat
tangan!” Hanya beberapa tangan yang teracung. Yang lainnya menjawab,
“Saya belum kudus, Pak. Masih banyak dosa!”
Kamus
mengartikan ‘kudus’ sebagai ‘suci, murni, sakral, tanpa dosa, dan tanpa
cacat cela’. Namun dalam Alkitab, kata ‘kudus’ dapat berarti ‘terpisah,
dikhususkan, diasingkan’ oleh Tuhan. Dalam Perjanjian Lama, Allah
menyebut umat-Nya kudus dan menuntut mereka hidup kudus. Mungkinkah
mereka hidup tanpa berdosa sama sekali? Mustahil! Akan tetapi, Allah
memisahkan mereka dari bangsa-bangsa lain sebagai umat percontohan, agar
melalui mereka Allah dikenal di muka bumi.
Paulus
menegaskan bahwa yang dimaksudkan dengan orang kudus adalah setiap
orang yang percaya kepada Tuhan Yesus. Ia menyapa para penerima suratnya
sebagai orang kudus (misalnya Rm 1:7; 1 Kor 1:2; 2 Kor 1:1; Flp 1:1).
Mereka adalah orang-orang yang sudah dipisahkan oleh Allah dari dunia,
dengan cara menebus mereka melalui pengurbanan Kristus. Darah-Nyalah
yang menguduskan semua orang percaya. Tujuannya adalah agar mereka
membawa dan bersaksi tentang kekudusan Allah kepada dunia (bdk. 1 Ptr 2:9).
Setelah
penjelasan itu, kembali saya mengajukan pertanyaan yang sama kepada
mereka. Kali ini semua mengacungkan tangan dengan yakin dan tersenyum.
Sekarang giliran Anda menjawabnya: Apakah Anda orang kudus? Hanya
Kristuslah yang dapat menjadikan Anda kudus!
KEKUDUSAN ADALAH ANUGERAH DARI ALLAH, BUKAN HASIL PENCAPAIAN PRIBADI KITA.
sumber: http://saatteduh.wordpress.com/2013/08/25/orang-kudus/
