Bacaan Alkitab Pagi 27 September 2013: Yunus 1:1-15
Ayat Mas: Angkatlah
aku, campakkanlah aku ke dalam laut, maka laut akan menjadi reda dan
tidak menyerang kamu lagi. Sebab aku tahu, bahwa karena akulah badai
besar ini menyerang kamu. (Yunus 1:12)
Bacaan Alkitab Setahun: Zefanya 1-Hagai 2
Kisah
Yunus sungguh menggelitik. Berbeda dari Musa yang meragukan panggilan
Tuhan, Yunus malah berani melarikan diri dari panggilan Tuhan. Musa
melewati laut, berjalan di tanah yang kering; Yunus melewati laut,
terkurung di dalam perut ikan besar. Musa berseru agar Tuhan
mengurungkan niat-Nya memusnahkan bangsa Israel; Yunus bersungut-sungut
ketika Tuhan mengurungkan niat-Nya memusnahkan penduduk kota Ninewe.
Sekilas
tidak ada hal yang membanggakan dari diri Yunus, tapi sebenarnya ada
hal yang luar biasa pada nabi yang satu ini. Dalam perjalanannya ke
Tarsis, menjauh dari hadapan Tuhan, Tuhan menurunkan angin ribut dan
badai besar sehingga kapal yang Yunus tumpangi nyaris hancur (ay. 4).
Di tengah kepanikan yang luar biasa, ia berkata, “Akulah alasan mengapa
badai ini terjadi. Campakkanlah aku ke dalam laut, supaya badai menjadi
reda” (ay. 12).
Tidak ada jaminan bahwa ia akan selamat jika dicampakkan ke dalam laut.
Tetapi, Yunus berani bertanggung jawab atas perbuatannya. Sekalipun ia
harus bertaruh nyawa. Luar biasa, bukan?
Apakah
kita bertanggung jawab atas perbuatan kita? Sayangnya, tidak setiap
orang memiliki sikap positif ini. Ada orang yang melupakan, bahkan
melarikan diri dari tanggung jawabnya. Sebagai orang pilihan-Nya, kita
dapat belajar untuk berani bertanggung jawab. Sikap ini sangat penting.
Lebih dari sekadar untuk membangun reputasi pribadi, sikap berani
bertanggung jawab harus kita miliki untuk memuliakan Tuhan yang kita
sembah.
TUHAN SELALU BERTANGGUNG JAWAB ATAS HIDUP ANDA. APAKAH ANDA MENJALANI HIDUP INI DENGAN PENUH TANGGUNG JAWAB?
sumber: http://saatteduh.wordpress.com/2013/09/27/berani-bertanggung-jawab/
