Bacaan Alkitab Pagi 23 September 2013: Matius 16:24-26
Ayat Mas: Jika seseorang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku. (Matius 16:24)
Bacaan Alkitab Setahun: Amos 6-Obaja 1
Selama
sepuluh tahun menikah, Nia tidak mencintai suaminya. Ia marah karena
mereka dijodohkan. Sebaliknya, Anto memberikan yang terbaik untuk
istrinya. Ia bangun pagi, menyiapkan makanan, dan bekerja. Suatu ketika
Nia pergi ke salon dengan dompet kosong karena Anto lupa mengembalikan
uang yang baru saja ia ambil untuk keperluan sekolah anak. Ia bergegas
menyusul Nia. Sungguh sayang, di jalan ia mengalami serangan stroke.
Anto pun meninggal dunia. Dan, Nia baru menyadari cinta dan pengorbanan
suaminya waktu suaminya sudah meninggal.
Salib
hanya dapat dipikul karena cinta kita kepada-Nya. Cinta memampukan kita
melewati penderitaan sehebat apa pun. Orang yang memikul salib juga
harus siap berkurban. Bukan sembarang kurban, melainkan kurban yang
sangat berharga. Apakah yang kita miliki dan kita anggap berharga?
Harta? Kedudukan? Itulah kurban salib. Salib adalah bukti totalitas.
Setiap orang yang siap memikul salib harus siap menyerahkan
segala-galanya untuk Tuhan sesuai dengan cara-Nya.
CINTA DAN PENGURBANAN BERJALAN BERIRINGAN, MENGUATKAN KITA DALAM MEMIKUL SALIB.
sumber: http://saatteduh.wordpress.com/2013/09/23/cinta-dan-pengurbanan/
