Bacaan Alkitab Sore 24 September 2013: Yohanes 14:1-14
Ayat Mas: Kata
Yesus kepadanya, “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada
seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.” (Yohanes 14:6)
Bacaan Alkitab Setahun : Yunus 1-4
“Guru
agama saya di SMP mengajarkan bahwa semua agama itu sama, dan Alkitab
itu berisi banyak dongeng. Padahal itu adalah sekolah Kristen, ” kata
seorang pengusaha sukses yang juga majelis di gereja kami. “Memang saya
lahir dalam keluarga Kristen, dan hidup saya juga benar menurut standar
moral dan etika. Saya bahkan tidak merokok. Saat itu saya merasa tidak
memerlukan Yesus.”
Namun, rasa penasaran mendorongnya untuk membaca Alkitab. Ia terhenyak oleh pengakuan Yesus tentang diri-Nya sendiri. Yohanes 14:6 menegaskan
bahwa tidak seorang pun dapat datang kepada Allah tanpa melalui Dia.
Ini membuatnya merenung. Siapa sebenarnya Yesus ini? Mengapa Dia berkata
begitu? Di tengah ajaran serba relatif yang ia terima, pernyataan ini
menawarkan kemutlakan. Ia pun mempelajari Alkitab dengan tekun dan
akhirnya menyerahkan hidupnya kepada Yesus.
Demi
toleransi terhadap penganut agama lain, banyak orang Kristen
berkompromi. Mereka memandang Yesus sebagai salah satu jalan ke surga,
bukan satu-satunya. Mereka cenderung hanya berbicara tentang pengajaran
humanistis yang bersifat universal, agar dapat diterima semua orang apa
pun agamanya. Akhirnya, semua menjadi bersifat relatif. Prinsip ini
jelas melenceng dari Alkitab.
Pandangan
kita tentang Yesus dipengaruhi oleh sikap kita terhadap Alkitab. Apakah
kita sungguh memercayai Alkitab itu firman Allah? Bertekunlah membaca
dan mempelajarinya karena segala sesuatu yang perlu kita ketahui tentang
keselamatan ada di dalamnya.
ADA BANYAK JALAN KE ROMA, NAMUN JALAN MENUJU ALLAH HANYA SATU, YAITU YESUS KRISTUS.
sumber: http://saatteduh.wordpress.com/2013/09/24/hanya-satu-jalan-2/
