Bacaan Alkitab Pagi 10 September 2013: Kejadian 41:37-45
Ayat Mas: Tetapi Yusuf tidaklah diingat oleh kepala juru minuman itu… Setelah lewat dua tahun lamanya, bermimpilah Firaun… (Kejadian 40:23, 41:1)
Bacaan Alkitab Setahun: Yehezkiel 33-36
Di
supermarket mudah kita jumpai aneka bumbu masak instan. Saya pernah
mencoba beberapa di antaranya, termasuk bumbu rendang instan kesukaan
saya. Mudah dan cepat! Hasilnya pun tampak lezat. Tetapi ketika
disantap, ada yang berbeda dari rendang yang disiapkan secara
tradisional. Entah mengapa. Mungkin proses panjang mengolah bumbu
rendang memang kunci lezatnya rendang yang asli.
Banyak
hal dalam hidup kita juga tidak bisa dicapai secara instan. Diperlukan
waktu dan proses yang cukup untuk membuahkan hasil yang optimal. Itulah
yang kita lihat dari penggalan hidup Yusuf yang kita baca hari ini.
Yusuf dilantik sebagai pejabat
tinggi Mesir setelah berhasil mengartikan mimpi Firaun. Hal itu terjadi
setelah juru minuman raja yang pernah ditolongnya membawanya kepada
Firaun. Nah, peristiwa ini baru terjadi dua tahun setelah Yusuf
memberikan pertolongan itu. Dua tahun! Tetapi, kalau kita pikirkan lagi,
waktunya tepat sekali, bukan? Jika Yusuf dibebaskan lebih awal, ia
mungkin tidak berkesempatan untuk mengartikan mimpi Firaun dan menjadi
pejabat tinggi Mesir. Secara karakter juga mungkin ia belum siap. Waktu
Tuhan memang sempurna.
Dalam
hidup ini kita harus belajar untuk tidak selalu terburuburu. Bagi kita,
lebih cepat, lebih baik. Tetapi, bagi Tuhan, sering kali lebih baik
ditahan dulu sampai waktunya tepat. Ini karena, berbeda dari kita, Tuhan
mengetahui masa depan. Dia tahu rencana besar-Nya. Karena itu, kalau
Tuhan meminta kita untuk menunggu, sabarlah. Tunggu waktu-Nya.
WAKTU TUHAN TIDAK SELALU SAMA DENGAN WAKTU KITA, TAPI WAKTU TUHAN SELALU TEPAT BAGI KITA.
sumber: http://saatteduh.wordpress.com/2013/09/10/rendang-instant/
