Bacaan Alkitab Sore 16 Oktober 2013: Yesaya 31:1-9
Perikop
ini merupakan pengulangan dari perikop-perikop sebelumnya. Ini
menandakan bahwa berita itu sangat penting untuk didengarkan oleh umat,
karena umat diajak untuk bertobat. Yaitu dengan kembali menjadikan Tuhan
sebagai satu-satunya Pelindung Israel.
Perikop ini disusun secara konsentris, yaitu berita teologis terkonsentrasi pada bagian tengah, yaitu di ayat 4-5. Strukturnya sebagai berikut:
ayat 1-3: ajakan mengandalkan Tuhan sebagai satu-satunya Pelindung;
ayat 4-5: Tuhan sebagai satu-satunya Pelindung;
ayat 6-9: ajakan mengandalkan Tuhan sebagai satu-satunya Pelindung.
Pengulangan pertama (1-3)
adalah ajakan agar umat Yehuda tidak mengandalkan kekuatan manusia
(termasuk kekuatan berhala asing), dengan mengadakan permufakatan untuk
memohon bantuan kepada Mesir. Tentu saja permufakatan ini tidak hanya
secara politis melainkan juga secara religius, artinya bangsa Israel
akan menyembah berhala-berhala Mesir juga. Mereka yang memohon
pertolongan bukan kepada Tuhan disebut sebagai orang-orang yang celaka (1).
Maka Tuhan akan melawan Mesir (sebagai yang menolong) dan sekaligus
umat Yehuda (sebagai yang ditolong). Ini terlihat pada ungkapan: “Tuhan
mengacungkan tangan-Nya, tergelincirlah yang membantu dan jatuhlah yang
dibantu, dan mereka sekalian habis binasa bersama-sama” (3).
Pengulangan kedua (6-9)
ada dalam situasi yang menegangkan oleh karena ancaman Asyur, negara
adidaya itu. Umat seharusnya tidak memohon pertolongan kepada Mesir lalu
berkoalisi secara politis dan religius. Maka umat diyakinkan bahwa
Tuhan jauh lebih kuat dari Asyur, dan Dia akan memukul mundur dan bahkan
membinasakan Asyur.
Inti berita ada pada bagian konsentris (4-5): Allah sendiri akan bertindak sebagai Pelindung umat. Pertolongan hanya datang dari Tuhan, ya hanya dari Tuhan saja.
Memang
tidak ada satu koalisi dengan kekuatan mana pun yang dapat diandalkan.
Hanya Tuhan yang kuasa-Nya layak untuk kita andalkan. Dari Dia saja
pertolongan datang.
sumber: http://saatteduh.wordpress.com/2013/10/16/hanya-dari-tuhan-saja/
