Bacaan Alkitab Pagi: Bilangan 13:1-33
"Tidak! Kita akan maju dan menduduki negeri itu, sebab kita pasti akan mengalahkannya!" Bilangan 13:30
Kita harus menyadari bahwa selama kaki kita masih menginjak bumi,
masalah dan kesukaran selalu ada di mana saja dan kapan saja. Itu bisa
menimpa siapa saja tanpa memandang bulu. Akankah kita terus larut dalam
masalah dan kesukaran yang ada? Tawar hati hanya akan membuat semangat
hidup kita padam dan iman menjadi lemah. Mata rohani pun menjadi buta
sehingga kita tak mampu melihat kebesaran kuasa Tuhan. Tuhan menjadi
tampak kecil sedangkan persoalan kian menjadi besar.
Inilah yang
terjadi pada bangsa Israel ketika mendengar laporan negatif dari sepuluh
orang pengintai. Bangsa Israel menangis dengan suara nyaring,
menyesali diri, menyalahkan pemimpin, bahkan menyalahkan Tuhan dan
meminta untuk kembali ke Mesir (baca Bilangan 14:1-4).
Namun Kaleb dan Yosua tampil sebagai pribadi yang berbeda. Keduanya
memiliki Roh yang berbeda, di mana mereka mampu melihat kesempatan di
balik kesukaran yang ada meskipun secara kasat mata mustahil bisa
mengalahkan musuh, karena penduduk Kanaan memiliki perawakan
tinggi-tinggi seperti raksasa. Namun Kaleb dan Yosua tidak terbawa
arus, keduanya tetap menguatkan hati dan tidak memusatkan perhatian pada
masalah dan kesukaran, tapi mengarahkan mata rohaninya kepada Tuhan
yang hidup, yang memiliki rencana yang indah bagi kehidupan mereka.
Visi inilah yang membuat keduanya mampu menguasai keadaan dan bersikap
tenang. Mereka sangat percaya akan rencana Tuhan membawa bangsa Israel
ke luar dari Mesir ke "...suatu negeri yang berlimpah-limpah susu
dan madunya, ke tempat orang Kanaan, orang Het, orang Amori, orang
Feris, orang Hewi dan orang Yebus." (Keluaran 3:8); bukan untuk mati di padang gurun, tetapi mewarisi tanah Kanaan, tanah Perjanjian.
Dalam kesukaran selalu ada kesempatan yang terbuka ketika kita
menaruh pengharapan kepada Tuhan, bukan mengandalkan kekuatan dan
kemampuan manusia, karena kuasa Tuhan sangat tak terbatas, sementara
kekuatan manusia sangatlah terbatas!
"Sesungguhnya, Akulah TUHAN, Allah segala makhluk; adakah sesuatu apapun yang mustahil untuk-Ku?" Yeremia 32:27
sumber: http://airhidupblog.blogspot.com/2013/10/kesempatan-di-balik-kesukaran-2.html
