Maura baru saja dibelikan sebuah celengan oleh ibunya. Celengan plastik berbentuk boneka. Maura menaruh celengan itu di dekat jendelanya. Maura sangat terkejut ketika celengannya terjatuh karena tertip angin. Maura pun memasukkan beberapa uang koin ke dalamnya dan celengan itu tidak lagi terjatuh.
Pada esok hari, celengan itu kembali terjatuh. Rupanya ada angin yang lebih kencang menghempas celengan itu. Maura pun semakin giat menabung dan memenuhi setengah celengan itu dengan uang koin. Maura senang karena celengannya semakin berat. Walau angin begitu kencang, celengan Maura tak lagi terjatuh karena sudah terisi penuh dengan uang koin.
Hidup kita adalah seperti sebuah celengan. Mungkin saat ini kita mudah sekali terjatuh dan diombang-ambingkan oleh “angin”. Mari selidikilah kehidupan kita, apakah kita sudah mengisi “celengan” kita dengan hal-hal yang berkualitas.
Isilah kehidupan kita dengan hal-hal yang baik. Undanglah Yesus untuk bersemayam dalam hati kita. Lakukanlah yang terbaik dan jangan ragu untuk mengasihi orang lain. Mendekatlah kepada Tuhan dan penuhi hati kita dengan firman-Nya, maka kehidupan kita tidak akan tergoyahkan.
Semakin kita penuh dengan Roh Kudus, maka kehidupan kita akan semakin kuat, terlebih lagi ketika kita berjalan di tengah-tengah dunia dengan rupa-rupa dosa yang ada. Saat kita penuh dengan Roh Kudus, maka tidak ada satu pun kuasa kegelapan yang mampu menjatuhkan kita.
Sebab dalam Dialah berdiam secara jasmaniah seluruh kepenuhan ke-Allahan, dan kamu telah dipenuhi di dalam Dia. Dialah kepala semua pemerintah dan penguasa.
Kolose 2:9-10
sumber: http://www.renunganhariankristen.net/menabung/
