Bacaan Alkitab Pagi 21 Oktober 2013: Lukas 14:15-24
Lukas 14:18a "Tetapi mereka bersama-sama meminta maaf."
Perikop dari pembacaan firman hari ini adalah perumpamaan tentang
orang-orang yang berdalih. Dalam perumpamaan ini Tuhan Yesus
menggambarkan hal Kerajaan Sorga seperti seorang Tuan yang sedang
mengadakan jamuan yang besar dan mengundang banyak orang untuk datang di
pestanya. Biasanya orang akan antuasias ketika diundang ke sebuah
pesta. Pesta atau jamuan besar itu identik dengan makanan enak dan
acara meriah. Namun dalam kisah ini respons orang-orang yang diundang
justru sangat mengejutkan, sekaligus mengecewakan. Mereka malah menolak
undangan itu dengan berbagai dalih atau alasan, padahal si Tuan yang
empunya acara ini berkata, "...rumahku harus penuh." (ayat 23). Menolak undangan berarti kehilangan kesempatan untuk menikmati perjamuan.
Inilah gambaran dari orang-orang yang menganggap remeh berita salib! Memang, "...pemberitaan tentang salib memang adalah kebodohan bagi mereka yang akan
binasa, tetapi bagi kita yang diselamatkan pemberitaan itu adalah
kekuatan Allah." (1 Korintus 1:18). Mereka secara terang-terangan
menolak anugerah keselamatan yang ditawarkan Allah melalui PuteraNya
Yesus Kristus. Padahal "...begitu besar kasih Allah akan dunia ini,
sehingga Ia telah mengaruniakan
Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya
tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Sebab Allah mengutus
Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk
menyelamatkannya oleh Dia. Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan
dihukum; barangsiapa tidak
percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam
nama Anak Tunggal Allah." (Yohanes 3:16-19). Tidak sedikit pula
orang yang dengan sengaja melecehkan dan mempermainkan nama Yesus
Kristus. Padahal hanya oleh iman di dalam Yesus Kristus kita
diselematkan.
Kita yang sudah menerima anugerah keselamatan dari Tuhan pun
acapkali menyia-nyiakannya dengan tidak mengerjakan keselematan itu
dengan hati yang takut dan gentar (baca Filipi 2:12-13).
Kita tidak lagi merespons dengan benar keselamatan yang telah kita
terima dengan cuma-cuma itu dengan cara melakukan perbuatan-perbuatan
yang menyimpang dari kebenaran firman Tuhan, dan menganggapnya sebagai
hal yang biasa! (Bersambung)
sumber: http://airhidupblog.blogspot.com/2013/10/menolak-undangan-tuhan-1.html
