Sepasang kekasih telah mengungkapkan isi hatinya, di mana nama pasangannya selalu di hatinya. Itu merupakan salah satu bukti bahwa mereka sangat mengasihi pasangannya masing-masing.
“Selalu di Hati” dapat diartikan bahwa tidak ada nama lain atau orang lain selain kekasihnya. Posisi sang kekasih pun tak dapat tergantikan, dan kualitas kasih juga akan teru ditingkatkan.
Sama seperti Yesus, di mana hati Yesus berisi nama anak-anak-Nya. Kita adalah anak-anak Tuhan yang sangat berarti. Kita harus bangga bahwa nama kita telah terukir pada hati-Nya Tuhan. Tuhan selalu mengasihi kita dengan cara-Nya.
Apakah di hati kita selalu ada nama Yesus? Apakah kita sudah mengasihi Yesus lebih sungguh? Tuhan Yesus tak sedetikpun berpaling dari kita. Mata Tuhan selalu mengawasi di sepanjang hari kita. Saat ada iblis berusaha untuk menjatuhkan kita, maka tangan Tuhan akan menghardiknya.
Sebab TUHAN, Allahmu, adalah Allah Penyayang, Ia tidak akan meninggalkan atau memusnahkan engkau dan Ia tidak akan melupakan perjanjian yang diikrarkan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyangmu.
Ulangan 4:31
sumber: http://www.renunganhariankristen.net/selalu-di-hati/
