Bacaan Alkitab Sore 14 Maret 2014: Lukas 4:16-30
Kemudian
berkatalah Ia kepada mereka, “Tentu kamu akan mengatakan pepatah ini
kepada-Ku: Hai tabib, sembuhkanlah diri-Mu sendiri. Perbuatlah di sini
juga, di tempat asal-Mu ini, segala yang kami dengar yang telah terjadi
di Kapernaum!” (Lukas 4:23)
Bacaan Alkitab Setahun: Yosua 4-6
Mendapat
penghargaan memang menyenangkan dan bisa menjadi salah satu pendorong
semangat bagi kita untuk berkarya. Namun, penghargaan tak boleh membuat
kita mengabaikan kebenaran.
Yesus pun tidak mengabaikan kebenaran hanya demi penghargaan banyak orang. Ketika Dia mulai mengajar (ay. 21), banyak orang memberikan penghargaan (ay. 22).
Tetapi, penghargaan itu serta-merta berubah ketika ada yang berkata,
“Bukankah Ia ini anak Yusuf?” Di balik pernyataan itu, mereka menghina
dan tak lagi menghargai apalagi memercayai kuasa Yesus. Yesus lalu
menyingkapkan kebenaran yang terpendam dalam pikiran mereka, “Hai tabib,
sembuhkanlah diriMu sendiri. Perbuatlah di sini juga, di tempat asal-Mu
ini, segala yang kami dengar yang telah terjadi di Kapernaum!" (ay. 23).
Yesus tak melakukan seperti yang mereka kehendaki, malah menyamakan
mereka dengan orang-orang pada zaman Elia dan Elisa yang tak mendapat
berkat (ay. 2427). Mereka
jadi marah, dan hendak melemparkan Yesus dari tebing. Cermati reaksi
Yesus: Dia berjalan lewat dari tengah-tengah mereka lalu pergi (ay. 30). Dia tak tersentuh oleh kemarahan orang-orang yang menolak kebenaran itu.
Yesus
datang untuk menggenapi firman dan memberitakan kebenaran. Dia tidak
tergantung pada penghargaan, juga bukan bertindak demi menyenangkan
kemauan orang. Kita pun dipanggil untuk setia menyatakan kebenaran di
mana pun dan apa pun pekerjaan kita. Andaikan kita harus pergi karena
orang tak senang, kita pergi dengan kebenaran.
ENTAH DIHARGAI ATAU TIDAK DIHARGAI,
KEBENARAN ADALAH KEBENARAN
sumber: http://www.renunganharian.net/2014/48-maret/968-kebenaran-dan-penghargaan.html
KEBENARAN ADALAH KEBENARAN
