Bacaan Alkitab Pagi 05 September 2013: Lukas 13:6-9
Ayat Mas: Jawab orang itu: “Tuan, biarkanlah dia tumbuh tahun ini lagi,
aku akan mencangkul tanah sekelilingnya dan memberi pupuk kepadanya,
mungkin tahun depan ia berbuah; jika tidak, tebanglah dia!” (Lukas
13:8-9)
Bacaan Alkitab Setahun: Yehezkiel 17-19
Seorang
pengusaha memberi kepercayaan pada seorang karyawannya untuk mengelola
suatu bidang usaha, namun sudah tiga tahun berturut-turut bisnis itu
rugi. Menurut Anda, apa yang akan dilakukan oleh pengusaha itu? Jika
Anda adalah sang karyawan, apa yang Anda harapkan akan dilakukan
pengusaha itu?
Ternyata
ia memberi Anda kesempatan satu tahun lagi untuk membuktikan bahwa Anda
dapat berhasil.
Anda mendapat sebuah anugerah. Apa yang akan Anda
lakukan? Tidakkah Anda akan menggali segenap potensi diri Anda dan
melakukan semua upaya agar berhasil sehingga kepercayaan yang diberikan
kepada Anda tidak sia-sia? Jika ternyata Anda masih bekerja dengan
setengah hati, Anda benar-benar tidak tahu bersyukur.
Begitu juga dengan pohon ara
dalam perumpamaan yang diberikan Tuhan Yesus. Dari segi usia, sudah
seharusnya ia berbuah sejak tiga tahun lalu. Akibatnya sang pemilik
meminta agar pohon itu ditebang saja, karena tidak ada gunanya ia hidup.
Lalu penjaga kebun memohon diberi waktu setahun lagi. Ia akan
menggemburkan tanahnya dan memberinya pupuk. Jika tahun depan ia masih
belum berbuah, maka pohon itu akan ditebang. Itulah gambaran hidup kita.
Jika
Allah datang dan memeriksa hidup kita saat ini, buah apa yang akan Dia
temukan? Apakah kita akan bersukacita atau menjadi malu karenanya?
Karena itu, di saat Dia masih memberi kita kesempatan untuk hidup,
jalanilah sebuah kehidupan yang bermanfaat sehingga Anda dapat
menghasilkan buah-buah yang memuliakan nama-Nya.
SETIAP HARI BARU YANG TUHAN BERIKAN UNTUK KITA JALANI ADALAH KESEMPATAN UNTUK BERBUAH BAGI DIA.
sumber: http://saatteduh.wordpress.com/2013/09/05/satu-tahun-lagi/
